Tuah Titik Putih: Rekor Kebal Kalah Real Madrid dan Dominasi Penalti Kylian Mbappe

Kamis, 05 Februari 2026 | 11:06:57 WIB
Tuah Titik Putih: Rekor Kebal Kalah Real Madrid dan Dominasi Penalti Kylian Mbappe

JAKARTA - Dalam dinamika sepak bola modern, efektivitas dalam mengeksekusi peluang bola mati sering kali menjadi pembeda antara kemenangan dan hasil imbang. Musim 2025/2026 menjadi saksi bagaimana Real Madrid seolah memiliki "nyawa tambahan" setiap kali wasit menunjuk titik putih. Fenomena ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan telah menjadi pola statistik yang menarik: Los Blancos tidak tersentuh kekalahan setiap kali mereka mendapatkan hadiah penalti. Kylian Mbappe, yang kini menjadi tumpuan utama di lini serang, tampil sebagai protagonis utama yang mengubah tekanan 12 pas menjadi jaminan poin bagi klub raksasa Spanyol tersebut.

Garda Terdepan di Titik 12 Pas

Intensitas Real Madrid dalam mendapatkan hadiah penalti musim ini tergolong sangat tinggi di semua kompetisi. Hal ini kembali terbukti saat mereka menjamu Rayo Vallecano dalam lanjutan Liga Spanyol akhir pekan lalu. Pertandingan yang berjalan alot tersebut akhirnya berhasil dikunci dengan kemenangan tipis 2-1, di mana gol penentu lahir dari sepakan penalti Mbappe menjelang peluit panjang dibunyikan. Gol tersebut mempertegas status Madrid sebagai tim yang sangat berbahaya jika dibiarkan melakukan kontak fisik di area terlarang.

Hingga awal Februari 2026, Real Madrid tercatat telah mengoleksi 15 hadiah penalti di berbagai ajang. Khusus di kancah domestik, armada asuhan Carlo Ancelotti ini mendapatkan 11 kali kesempatan tembakan titik putih hanya dari 22 pertandingan Liga Spanyol. Frekuensi yang mencapai satu penalti di setiap dua laga ini menunjukkan betapa agresifnya lini serang Madrid dalam melakukan penetrasi ke kotak penalti lawan.

Mbappe dan Ambisi Melampaui Rekor Cristiano Ronaldo

Kylian Mbappe telah mengukuhkan dirinya sebagai eksekutor penalti andalan Real Madrid. Penyerang berkebangsaan Prancis tersebut menunjukkan mentalitas baja dengan mengonversi 12 gol dari 13 kesempatan yang diberikan kepadanya. Ketajaman Mbappe dari titik putih sudah terlihat sejak pekan pembuka Liga Spanyol musim ini saat ia memastikan kemenangan 1-0 atas Osasuna.

Satu-satunya momen kegagalan Mbappe terjadi dalam laga prestisius bertajuk El Clasico melawan Barcelona pada Oktober 2025. Saat itu, tendangannya berhasil dibaca dengan sempurna oleh kiper Wojciech Szczesny. Namun, kegagalan tersebut tidak meruntuhkan kepercayaan dirinya. Saat ini, Mbappe berada di ambang sejarah besar. Ia berpeluang menyamai atau bahkan melampaui rekor legenda klub, Cristiano Ronaldo, yang memegang catatan gol penalti terbanyak dalam semusim Liga Spanyol (13 gol) pada musim 2013/2014 silam.

Kontribusi Vinicius Junior dan Rekor Tak Terkalahkan

Meskipun Mbappe menjadi algojo utama, Vinicius Junior juga turut mengambil peran dalam deretan gol penalti Real Madrid musim ini. Pemain asal Brasil ini tercatat mencetak satu gol dari dua kesempatan penalti yang didapatnya. Kegagalan Vinicius terjadi dalam laga kemenangan telak 4-0 atas Valencia, namun hal tersebut tidak memengaruhi hasil akhir pertandingan karena dominasi Madrid yang sudah terlampau kuat.

Statistik menunjukkan sebuah fakta unik: tidak ada satu pun pertandingan Real Madrid musim ini yang diwarnai eksekusi penalti berakhir dengan kekalahan. Rinciannya sangat impresif, yakni 14 kemenangan dan hanya satu kali hasil imbang. Catatan ini memberikan tekanan psikologis tersendiri bagi lawan yang akan menghadapi Madrid; bahwa memberikan celah untuk penalti hampir sama saja dengan memberikan poin bagi Los Merengues.

Hasil Imbang Girona: Satu-satunya Celah dalam Dominasi

Satu-satunya pertandingan di mana Real Madrid gagal meraih poin penuh meskipun mendapat penalti adalah saat bertandang ke markas Girona pada November 2025. Dalam duel sengit yang berakhir dengan skor 1-1 tersebut, Madrid sebenarnya nyaris pulang dengan tangan hampa. Beruntung, gol penalti dari Kylian Mbappe menyelamatkan muka El Real dari kekalahan dan memastikan rekor tak terkalahkan mereka saat mendapat penalti tetap terjaga hingga saat ini.

Efektivitas ini menjadi senjata mematikan bagi Real Madrid dalam persaingan perburuan gelar juara. Ketika permainan terbuka menemui jalan buntu, kemampuan individu pemain depan mereka dalam memaksa lawan melakukan pelanggaran, ditambah dengan ketenangan eksekutor di titik putih, menjadi kombinasi maut yang sulit dibendung oleh tim manapun di Spanyol maupun Eropa.

Daftar Lengkap Eksekusi Penalti Real Madrid Musim 2025/2026

Sepanjang perjalanan musim ini, berikut adalah rincian momen-momen titik putih yang didapatkan oleh Real Madrid:

19/08/2025: Real Madrid 1-0 Osasuna (Kylian Mbappe)

16/09/2025: Real Madrid 2-1 Marseille (Kylian Mbappe)

16/09/2025: Real Madrid 2-1 Marseille (Kylian Mbappe)

23/09/2025: Levante 1-4 Real Madrid (Kylian Mbappe)

30/09/2025: Kairat Almaty 0-5 Real Madrid (Kylian Mbappe)

04/10/2025: Real Madrid 3-1 Villarreal (Vinicius Junior)

26/10/2025: Real Madrid 2-1 Barcelona* (Kylian Mbappe - Gagal)

01/11/2025: Real Madrid 4-0 Valencia* (Vinicius Junior - Gagal)

01/11/2025: Real Madrid 4-0 Valencia (Kylian Mbappe)

30/11/2025: Girona 1-1 Real Madrid (Kylian Mbappe)

17/12/2025: CF Talavera 2-3 Real Madrid (Kylian Mbappe)

20/12/2025: Real Madrid 2-0 Sevilla (Kylian Mbappe)

17/01/2026: Real Madrid 2-0 Levante (Kylian Mbappe)

24/01/2026: Villarreal 0-2 Real Madrid (Kylian Mbappe)

01/02/2026: Real Madrid 2-1 Rayo Vallecano (Kylian Mbappe)

Dengan musim yang masih menyisakan banyak pertandingan, menarik untuk melihat sejauh mana "tuah" titik putih ini akan terus mengawal perjalanan Real Madrid. Apakah Kylian Mbappe benar-benar akan memecahkan rekor Cristiano Ronaldo, ataukah tim rival akan menemukan cara untuk menghentikan aliran penalti bagi Los Blancos? Satu yang pasti, bagi Real Madrid saat ini, penalti adalah sinonim dari keamanan posisi di klasemen.

Terkini