Layanan AI Indonesia Perkuat Digitalisasi Hotel Anggota PHRI

Kamis, 12 Februari 2026 | 14:28:32 WIB
Layanan AI Indonesia Perkuat Digitalisasi Hotel Anggota PHRI

JAKARTA - Wajah industri pariwisata Indonesia kini tengah memasuki babak baru yang lebih modern dan adaptif terhadap kemajuan teknologi global. Dalam upaya memperkuat ekosistem digital di sektor akomodasi, sebuah langkah strategis baru saja diresmikan guna memfasilitasi kebutuhan wisatawan melalui kecerdasan buatan. Langkah ini tidak hanya sekadar mengikuti tren teknologi, namun merupakan fondasi penting bagi sektor perhotelan nasional untuk tetap relevan dan unggul di tengah persaingan pasar internasional yang kian ketat.

Inovasi ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara PT AI Indonesia dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Fokus utamanya adalah penyediaan teknologi berbasis akal imitasi (AI) yang dirancang khusus untuk meningkatkan standar pelayanan di jaringan hotel dan restoran yang bernaung di bawah PHRI. Melalui integrasi ini, diharapkan ada lompatan kualitas dalam cara industri berinteraksi dengan para pelanggannya.

Layanan Asisten Perjalanan Berbasis AI untuk Wisatawan Global

Implementasi teknologi ini diwujudkan melalui anak usaha PT AI Indonesia, yakni PT Travina Jelajah Indonesia. Direktur Utama PT AI Indonesia Sony Subrata dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, menjelaskan layanan AI tersebut bernama "Vina AI Travel Assistant" yang telah disematkan di laman PHRI dan rencananya juga akan disematkan di laman BookingINA. Kehadiran Vina diharapkan menjadi solusi cerdas bagi berbagai hambatan komunikasi yang sering dialami wisatawan saat merencanakan perjalanan mereka.

Dia mengatakan Vina dirancang untuk dapat berkomunikasi dalam berbagai bahasa dan memudahkan wisatawan dari dalam maupun luar negeri untuk mendapatkan informasi tentang hotel dan perjalanan di Indonesia. “Melalui Vina, kami memastikan bahwa proses pencarian hotel hingga pembayaran menjadi lebih sederhana dan terhubung langsung dengan ekosistem resmi PHRI melalui integrasi dengan BookingINA,” ujar Sony.

Personalisasi Rekomendasi dan Kontribusi Transformasi Digital

Selain kemudahan akses bahasa, Vina AI Travel Assistant memiliki keunggulan pada aspek akurasi data. Dengan pemrosesan data yang cerdas, asisten virtual ini mampu mengenali preferensi pengguna dan mencocokannya dengan ketersediaan layanan yang ada. Sony menambahkan Vina dapat memberikan rekomendasi hotel yang lebih akurat lantaran disiapkan dengan kemampuan memahami dinamika industri pariwisata.

Penerapan teknologi ini juga dipandang sebagai katalisator dalam mempercepat proses migrasi sistem konvensional menuju sistem digital yang lebih efisien di sektor perhotelan. “Teknologi ini tidak hanya membantu hotel dalam memberikan layanan yang lebih baik, tetapi juga memberikan kontribusi besar dalam transformasi digital yang sedang berlangsung di industri perhotelan Indonesia,” tambah Sony.

Memperkuat Layanan Tanpa Menghilangkan Keramahan Lokal

Dari sisi industri, adopsi teknologi ini disambut positif sebagai alat bantu (tools) penunjang, bukan sebagai pengganti unsur manusia. Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani menuturkan kerja sama dengan PT AI Indonesia untuk mengintegrasikan AI dalam industri perhotelan merupakan kebutuhan yang perlu dipenuhi oleh industri perhotelan saat ini. Hal ini menegaskan bahwa digitalisasi kini menjadi syarat mutlak bagi keberlanjutan bisnis akomodasi.

Menurutnya, AI bukan bertujuan menggantikan keramahan khas Indonesia, tetapi untuk memperkuat kualitas layanan di sektor perhotelan. Hariyadi menekankan bahwa sentuhan hangat manusia tetap menjadi inti dari bisnis hotel, sementara AI bertugas menangani aspek kecepatan dan efisiensi teknis. Dengan teknologi itu, kata Hariyadi, hotel akan lebih siap menghadapi lonjakan wisatawan, termasuk wisatawan global. “Adopsi AI ini menunjukkan bahwa industri perhotelan Indonesia siap untuk naik kelas dan bersaing di tingkat dunia,” kata Hariyadi.

Visi Masa Depan Ekosistem Pariwisata Indonesia

Kerja sama antara PT AI Indonesia dan PHRI ini tidak berhenti pada peluncuran satu asisten virtual saja. Ke depan, kedua pihak menyatakan akan terus berkolaborasi dalam mengembangkan solusi AI lainnya yang akan memperkuat ekosistem pariwisata Indonesia. Rencana jangka panjang ini mencakup pengembangan berbagai aplikasi kecerdasan buatan yang lebih spesifik untuk kebutuhan manajemen hotel dan operasional restoran.

Keduanya berharap dapat mendukung Indonesia untuk lebih bersaing di kancah internasional dengan fokus untuk menciptakan pengalaman terbaik bagi wisatawan dan mempercepat digitalisasi sektor perhotelan. Dengan sinergi antara keahlian teknologi dari PT AI Indonesia dan jaringan luas yang dimiliki PHRI, pariwisata Indonesia optimistis dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih cerdas, efisien, dan tetap menonjolkan nilai-nilai luhur keramahan Nusantara di mata dunia.

Terkini