JAKARTA - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, stabilitas ekonomi dan ketersediaan stok pangan di Provinsi Jambi menjadi perhatian serius bagi pemangku kebijakan. Untuk memastikan tidak adanya praktik culas di pasar, Wakapolda Jambi Brigjen Pol B Ali bersama Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani melakukan aksi nyata dengan turun langsung ke lapangan. Keduanya memimpin Tim Satgas Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan 2026 dalam inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tradisional Angso Duo.
Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan upaya preventif untuk memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan menjelang Ramadan dengan aman dan terjangkau. Kehadiran pimpinan kepolisian dan pemerintah daerah ini bertujuan memberikan rasa tenang kepada warga bahwa pasokan pangan untuk ibadah puasa hingga Idul Fitri mendatang dalam kondisi terkendali.
Kolaborasi Strategis Lintas Sektoral di Pasar Angso Duo
Aksi sidak ini memperlihatkan kekompakan antara elemen Polri, TNI, dan Pemerintah Provinsi Jambi. Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, menjelaskan bahwa peninjauan ini dilakukan secara mendetail dengan menyentuh langsung simpul-simpul perdagangan di pasar induk terbesar di Jambi tersebut.
"Wakapolda Jambi didampingi Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Danrem 042/Garuda Putih Kolonel Inf Nyamin, Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol. Taufik Nurmandia, serta Tim Satgas Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan 2026, turun meninjau langsung ke para pedagang di pasar," kata Erlan. Seluruh pejabat tersebut berdialog dengan para pedagang lapak demi memantau stok dan harga kebutuhan pokok strategis secara objektif.
Komitmen Menjaga Stabilitas Harga dan Cegah Penimbunan
Wakapolda Jambi menyatakan bahwa sidak ini merupakan komitmen Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Jambi. Pengawasan ini diharapkan dapat menutup celah bagi spekulan yang mencoba mengambil keuntungan tidak wajar di tengah meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan.
Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kabar yang menggembirakan bagi konsumen. "Sidak ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman serta harga tetap stabil menjelang Ramadan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi kelangkaan maupun kenaikan harga yang tidak wajar," tegas Wakapolda. Hasil evaluasi sementara menunjukkan tidak ada kenaikan harga yang signifikan; harga cenderung stabil dan pasokan dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan selama bulan puasa.
Pengawasan Intensif Satgas Pangan Terhadap Distribusi
Keamanan pangan tidak hanya soal harga, tetapi juga kelancaran arus barang. Oleh karena itu, Polda Jambi bersama Satgas Pangan tidak akan berhenti pada sidak satu hari saja. Mereka akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan intensif di lapangan untuk mencegah praktik penimbunan maupun distribusi yang tidak sesuai ketentuan.
Langkah ini diambil demi menjaga situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) agar tetap kondusif. Tim akan terus bersinergi dengan seluruh stakeholder untuk menjaga stabilitas pangan dan memastikan setiap masyarakat mendapatkan haknya untuk memperoleh pangan dengan harga wajar. Pengawasan ini mencakup pengecekan gudang-gudang distributor hingga pemantauan jalur logistik masuknya barang ke wilayah Jambi.
Rincian Data Harga Bahan Pokok Hasil Pantauan Lapangan
Sebagai bentuk transparansi kepada publik, Satgas Pangan merilis daftar harga sejumlah komoditas penting yang ditemukan di Pasar Angso Duo. Secara umum, sebagian besar bahan pokok masih dijual di bawah atau sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Pedagang (HAP). Berikut adalah rincian data harganya:
Beras: Beras premium dijual Rp14.750 - 15.000/kg (di bawah HET), sementara beras SPHP Rp12.000/kg (di bawah HET).
Bawang: Bawang merah Rp34.000/kg (di bawah HAP) dan bawang putih Rp32.000/kg (di bawah HAP).
Daging & Telur: Daging sapi Rp120.000 - 150.000/kg (sesuai HAP), daging ayam Rp40.000/kg (sesuai HAP), dan telur ayam Rp25.000 - 27.000/kg (di bawah HAP).
Kebutuhan Lain: Gula pasir Rp17.000 - 17.500/kg (sesuai HAP) dan Minyakita Rp15.500 - 15.700/liter (sesuai HET).
Namun, tim mencatat adanya fluktuasi pada komoditas cabai rawit merah yang menyentuh angka Rp94.000/kg, yang berada di atas HAP. Temuan ini akan menjadi bahan evaluasi untuk mencari solusi pasokan agar harga cabai dapat segera ditekan kembali.
Harapan Masyarakat Jambi Menuju Ramadan 1447 H
Dengan terlaksananya sidak ini, Pemerintah Provinsi Jambi dan Polda Jambi berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan penuh ketenangan tanpa terbebani oleh gejolak ekonomi. Kepastian stok yang cukup dan harga yang terjaga adalah kunci utama dalam mempertahankan daya beli masyarakat di tengah momentum bulan suci.
Sinergi antara Wakapolda, Wakil Gubernur, dan Satgas Pangan ini mengirimkan pesan kuat kepada para pelaku usaha untuk tetap mematuhi regulasi harga yang telah ditetapkan pemerintah demi kemaslahatan bersama di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.