Panduan Lengkap Cara Cek Bansos dan Status Desil DTSEN Secara Online

Jumat, 20 Februari 2026 | 11:00:53 WIB
Panduan Lengkap Cara Cek Bansos dan Status Desil DTSEN Secara Online

JAKARTA - Akses informasi bantuan sosial kini semakin terbuka dan praktis bagi masyarakat. 

Hanya dengan Nomor Induk Kependudukan atau NIK, seseorang dapat mengetahui apakah terdaftar sebagai penerima bansos sekaligus melihat posisi desil dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional. Kemudahan ini memungkinkan pengecekan dilakukan secara mandiri tanpa perlu datang langsung ke kantor kelurahan maupun dinas sosial.

Pengecekan status bansos dan desil DTSEN penting agar masyarakat memastikan data kepesertaan sudah sesuai. Informasi yang akurat membantu mengetahui apakah seseorang berhak menerima bantuan atau perlu melakukan pembaruan data. Berikut penjelasan lengkap mengenai cara cek status bansos dan memahami sistem desil dalam DTSEN.

Memahami Konsep Desil dalam DTSEN

Desil merupakan sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan keluarga di Indonesia yang digunakan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN. Sistem ini membagi keluarga ke dalam sepuluh kelompok berdasarkan kondisi sosial ekonomi. Setiap kelompok mewakili sepuluh persen keluarga di Indonesia dalam pemetaan nasional.

Pengelompokan desil didasarkan pada sejumlah variabel sosial ekonomi yang terukur. Variabel tersebut meliputi keterangan individu seperti pekerjaan dan tingkat pendidikan, kondisi perumahan seperti kualitas bangunan dan daya listrik, serta kepemilikan aset. 

Kombinasi berbagai indikator tersebut menghasilkan klasifikasi yang menggambarkan tingkat kesejahteraan keluarga.

Dalam sistem ini terdapat sepuluh kategori desil yang tersusun berurutan. Desil 1 mencerminkan sepuluh persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan Desil 10 menunjukkan sepuluh persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi. Semakin kecil angka desil, semakin rendah tingkat kesejahteraan keluarga dalam pemetaan nasional.

Desil Bersifat Dinamis dan Terus Diperbarui

Status desil tidak bersifat tetap karena kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat berubah dari waktu ke waktu. Data ini diperbarui secara berkala oleh Badan Pusat Statistik melalui berbagai sumber pendukung. Proses pembaruan bertujuan menjaga akurasi data agar sesuai dengan kondisi terbaru masyarakat.

Sumber pembaruan data mencakup groundcheck oleh Kementerian Sosial, pemutakhiran oleh pemerintah daerah, usulan masyarakat, serta sumber pendukung lainnya. Kementerian Sosial menggunakan desil terbaru sebagai dasar penentuan sasaran penerima bantuan sosial. Dengan demikian, pembaruan rutin menjadi kunci agar bantuan tepat sasaran.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Kemensos, Joko Widiarto, menegaskan bahwa desil dapat diperbarui apabila ditemukan ketidaksesuaian data.

Masyarakat dapat mengajukan pembaruan melalui desa atau kelurahan, dinas sosial, maupun aplikasi Cek Bansos. Perhitungan desil akan terus dihitung ulang secara berkala oleh BPS agar data tetap akurat.

Pengertian dan Fungsi DTSEN

DTSEN merupakan basis data terpadu yang digunakan pemerintah untuk menentukan sasaran penerima bantuan sosial. Sistem ini menjadi fondasi utama dalam proses penyaluran berbagai program bantuan. Dengan satu data terpadu, kebijakan dapat dirancang lebih tepat dan terarah.

DTSEN adalah hasil integrasi dari tiga sumber utama data penanganan kemiskinan. Ketiga sumber tersebut meliputi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial, Registrasi Sosial Ekonomi atau Regsosek, serta Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem atau P3KE. Seluruh data tersebut kemudian dipadankan dengan data kependudukan oleh Badan Pusat Statistik.

Hasil integrasi tersebut menghasilkan satu sistem data terpadu yang lebih akurat dan komprehensif. Dengan sistem ini, pemerintah dapat memetakan kondisi sosial ekonomi masyarakat secara nasional. Data yang terintegrasi juga membantu meminimalkan kesalahan sasaran dalam penyaluran bantuan sosial.

Langkah Cek Desil dan Status Bansos Online

Masyarakat kini dapat mengecek status desil dan kepesertaan bansos secara mandiri melalui laman resmi Kementerian Sosial. Prosesnya cukup sederhana dan hanya memerlukan NIK sesuai KTP. Akses ini memberikan transparansi sekaligus kemudahan bagi masyarakat.

Langkah pertama adalah mengunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id melalui perangkat yang terhubung internet. Selanjutnya, masukkan Nomor Induk Kependudukan sesuai KTP pada kolom yang tersedia. Setelah itu, ketik kode captcha yang muncul di layar sebagai verifikasi keamanan.

Langkah terakhir adalah mengklik tombol “CARI DATA” untuk memproses pencarian. Sistem kemudian akan menampilkan informasi berupa nama lengkap, kelompok desil, serta status penerimaan bantuan sosial dari Kemensos. Dengan cara ini, masyarakat dapat mengetahui statusnya secara cepat dan mandiri.

Kesimpulan Pentingnya Cek Desil dan Bansos

Desil dalam DTSEN menjadi indikator penting yang menentukan kelayakan seseorang atau keluarga dalam menerima bantuan sosial. Karena bersifat dinamis, masyarakat memiliki kesempatan untuk memperbarui data apabila terdapat ketidaksesuaian. Partisipasi aktif masyarakat membantu menjaga ketepatan sasaran program bantuan.

Kemudahan akses melalui laman resmi Kemensos membuat proses pengecekan semakin praktis. Hanya dengan menggunakan NIK, informasi terkait desil dan kepesertaan bansos dapat diketahui dalam hitungan menit. Transparansi ini diharapkan mendorong pemahaman yang lebih baik mengenai sistem bantuan sosial nasional.

Dengan memanfaatkan layanan daring tersebut, masyarakat tidak lagi bergantung pada pengecekan manual. Proses yang cepat, mudah, dan mandiri menjadi nilai tambah dalam sistem pelayanan publik. Upaya ini sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam menyediakan data sosial ekonomi yang akurat dan terintegrasi.

Terkini