BMKG Ingatkan Masyarakat Indonesia Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:16:52 WIB
BMKG Ingatkan Masyarakat Indonesia Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia. 

Fenomena atmosfer global, regional, dan lokal masih memengaruhi kondisi cuaca. Selain itu, MJO diperkirakan memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.

Fenomena Atmosfer dan Prediksi Cuaca

BMKG memprakirakan gelombang Kelvin aktif di Lampung, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, hingga Papua Barat. Gelombang Equatorial Rossby juga diperkirakan aktif di Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku bagian selatan, dan Papua Selatan. “Kondisi tersebut berpotensi memberikan kontribusi terhadap peningkatan aktivitas konvektif dan potensi hujan di wilayah tersebut,” ujar BMKG.

Sistem tekanan rendah di Samudra Hindia barat daya Lampung dan sirkulasi siklonik di Laut Sulu, Perairan Utara Papua, serta Kalimantan Barat juga memengaruhi cuaca.

Sistem ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi memanjang dari Kalimantan Barat hingga Papua. Daerah ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik maupun sepanjang daerah konvergensi.

Selain itu, fenomena atmosfer tersebut berinteraksi dengan kondisi lokal sehingga berpotensi menimbulkan hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang. 

Wilayah yang paling berpotensi terjadi hujan lebat antara lain Aceh, Sumatera Utara, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, dan Papua Tengah. Warga di wilayah ini diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan BMKG.

Prospek Cuaca 24 – 26 Februari 2026

Periode ini umumnya didominasi hujan ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah Indonesia. Namun beberapa daerah mengalami peningkatan intensitas hujan menjadi sedang hingga lebat. Wilayah siaga hujan lebat mencakup Aceh, Sumatera Utara, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.

Selain hujan, angin kencang diprediksi terjadi di Sumatera, Banten, DKI Jakarta, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. 

BMKG menekankan agar masyarakat memperhatikan potensi pohon tumbang, banjir, dan gangguan transportasi. “Kami mengimbau agar tetap waspada dan menyiapkan langkah antisipasi jika cuaca ekstrem terjadi,” jelas BMKG.

Prospek Cuaca 27 Februari – 2 Maret 2026

Hujan ringan hingga sedang masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia. Beberapa daerah mengalami peningkatan hujan menjadi sedang hingga lebat, termasuk Aceh, Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Wilayah siaga hujan lebat meliputi Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua Pegunungan.

Angin kencang diperkirakan terjadi di Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

BMKG mengingatkan potensi dampak seperti pohon tumbang, banjir, serta gangguan transportasi. Warga diminta tetap memantau informasi cuaca terkini dan mengikuti arahan instansi terkait.

Langkah Antisipasi Masyarakat dan Mitigasi

BMKG menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat menghadapi cuaca ekstrem. Masyarakat diimbau untuk mengamankan benda-benda yang rawan diterbangkan angin dan menghindari daerah rawan banjir. “Pastikan selalu mengikuti informasi cuaca terkini dan siapkan langkah antisipasi bila hujan lebat dan angin kencang terjadi,” kata BMKG.

Selain itu, instansi pemerintah dan pihak terkait disarankan menyiapkan posko tanggap darurat. Koordinasi lintas wilayah menjadi kunci mitigasi bencana akibat cuaca ekstrem. Peringatan dini yang terus diperbarui diharapkan mampu mengurangi risiko bagi masyarakat di wilayah terdampak.

BMKG juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keselamatan. Evakuasi dini, pemantauan rutin, dan persiapan logistik menjadi langkah penting. Dengan koordinasi yang baik, potensi kerugian akibat hujan lebat dan angin kencang bisa diminimalkan.

Terkini

Harga Emas Antam Hari Ini 24 Februari 2026 Naik Rp40000

Selasa, 24 Februari 2026 | 15:47:29 WIB

Harga Emas Pegadaian 24 Februari 2026 Naik UBS Tembus 3078

Selasa, 24 Februari 2026 | 15:47:28 WIB

Harga Perak Antam Hari Ini Naik Ke Rp54.950 Per Gram

Selasa, 24 Februari 2026 | 15:47:26 WIB

Rekomendasi Saham Hari Ini Saat IHSG Dibuka Menguat Pagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 15:47:25 WIB