JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan bakal bergerak di zona hijau untuk meneruskan tren kenaikan pada perdagangan hari ini.
Sejumlah analis pasar modal melihat adanya potensi akumulasi beli yang cukup kuat di tengah kondisi sentimen global yang mulai stabil.
Laju indeks diprediksi akan mencoba menembus level resisten baru guna memperkuat posisi tawar pasar modal domestik di mata investor internasional.
Berdasarkan laporan pada Selasa 24 Februari 2026 pergerakan bursa saham Indonesia menunjukkan sinyal positif yang didukung oleh performa apik sejumlah emiten besar.
Investor disarankan untuk tetap memperhatikan volume transaksi harian serta pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sebagai indikator tambahan.
Optimisme ini juga didorong oleh rilis data ekonomi nasional yang menunjukkan pertumbuhan stabil sehingga memberikan kepercayaan diri bagi para pelaku pasar saham.
Analisis Teknikal Pergerakan Indeks Saham Gabungan
Indikator teknikal menunjukkan bahwa posisi indeks saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi menuju tren kenaikan yang lebih tinggi lagi nantinya.
Para ahli menyebutkan bahwa level dukungan bawah saat ini sudah cukup kuat untuk menahan tekanan jual yang mungkin muncul secara tiba-tiba.
Jika indeks berhasil bertahan di atas level psikologis tertentu maka peluang untuk melanjutkan reli penguatan akan terbuka sangat lebar bagi para pemegang saham.
Sejumlah sektor seperti perbankan dan infrastruktur diprediksi akan menjadi motor penggerak utama dalam menjaga stabilitas pergerakan indeks sepanjang jam perdagangan bursa.
Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap volatilitas pasar yang bisa terjadi akibat sentimen dari kebijakan bank sentral global yang masih bersifat dinamis sekali.
Kecermatan dalam membaca grafik serta momentum pasar menjadi kunci bagi para trader untuk mengamankan keuntungan di tengah fluktuasi harga saham harian.
Rekomendasi Saham Unggulan Dari Para Analis Kondang
Menyusul prediksi penguatan indeks terdapat 4 saham pilihan yang direkomendasikan oleh analis untuk dicermati secara mendalam oleh para investor ritel.
Saham-saham ini dipilih berdasarkan fundamental perusahaan yang solid serta prospek pertumbuhan laba bersih yang menjanjikan pada kuartal pertama tahun anggaran berjalan.
Emiten dari sektor komoditas dan konsumsi menunjukkan daya tarik tersendiri karena memiliki basis pelanggan yang luas serta manajemen risiko yang sangat profesional sekali.
Para analis menyarankan strategi beli saat harga melemah atau buy on weakness guna mendapatkan harga rata-rata yang kompetitif di pasar modal.
Volume pembelian yang meningkat pada saham-saham tersebut menandakan adanya minat besar dari investor institusi baik lokal maupun asing untuk masuk ke pasar.
Target harga yang ditetapkan oleh para ahli memberikan ruang bagi kenaikan modal atau capital gain yang cukup menguntungkan bagi para pemodal jangka menengah.
Sentimen Global Dan Pengaruhnya Terhadap Bursa Domestik
Kondisi ekonomi di Amerika Serikat serta perkembangan kebijakan suku bunga di Eropa tetap menjadi faktor eksternal yang dipantau ketat oleh analis.
Pasar modal Indonesia cenderung merespons positif jika terdapat kepastian mengenai stabilitas moneter dunia yang berdampak pada aliran modal masuk ke negara berkembang.
Keputusan investor asing untuk kembali mencatatkan aksi beli bersih atau net buy akan menjadi katalisator tambahan bagi penguatan harga saham secara kolektif.
Dinamika harga minyak mentah dunia juga turut memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja emiten di sektor energi yang tercatat di bursa efek.
Integrasi pasar modal nasional dengan tren global menuntut para investor untuk selalu memperbarui informasi mengenai kondisi ekonomi makro dari berbagai sumber tepercaya.
Kesiapan infrastruktur digital dalam bertransaksi saham memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk merespons setiap perubahan sentimen pasar dengan sangat cepat dan akurat.
Tips Investasi Aman Di Tengah Fluktuasi Pasar Modal
Investasi di pasar saham memerlukan pemahaman yang baik mengenai profil risiko pribadi agar tidak terjebak dalam pengambilan keputusan yang bersifat emosional belaka.
Diversifikasi portofolio sangat disarankan dengan membagi modal ke beberapa sektor yang berbeda guna meminimalisir risiko jika salah satu sektor mengalami penurunan harga.
Gunakan dana dingin atau dana yang tidak digunakan untuk kebutuhan pokok dalam berinvestasi agar ketenangan pikiran tetap terjaga saat pasar sedang mengalami gejolak.
Selalu lakukan riset mandiri terhadap kinerja keuangan emiten sebelum memutuskan untuk membeli saham dalam jumlah yang besar demi keamanan finansial jangka panjang.
Konsultasi dengan penasihat keuangan yang berlisensi juga dapat menjadi langkah cerdas bagi pemula yang baru ingin memulai perjalanan investasi di bursa saham.
Masa depan ekonomi Indonesia yang cerah memberikan peluang besar bagi setiap warga untuk ikut serta menikmati pertumbuhan kekayaan melalui mekanisme pasar modal.