JAKARTA - Jogja bukan hanya terkenal dengan keraton, wisata budaya, dan suasananya yang ramah, tetapi juga sebagai kota kelahiran gudeg. Hidangan manis khas Jawa ini memiliki sejarah panjang, bahkan sudah dikenal sejak abad ke-16 atau 17 sebagaimana tertulis dalam Serat Centhini. Bagi para pencinta kuliner, mencicipi gudeg asli saat berkunjung ke Jogja adalah pengalaman yang tak boleh dilewatkan. Dari gudeg yang sudah eksis puluhan tahun hingga warung legendaris dengan cita rasa khas, berikut ini rekomendasi tempat makan gudeg yang patut dicoba.
Dikutip dari situs resmi Dinas Kebudayaan Kota Jogja, gudeg dibuat dari bahan dasar nangka muda (gori) atau rebung. Hidangan ini biasanya disajikan dengan beragam lauk seperti ayam, telur, tahu, hingga tempe bacem. Sensasi manisnya sering dipadukan dengan sambal goreng krecek yang pedas, menciptakan kombinasi rasa yang lengkap.
1. Gudeg Mbok Lindu
Salah satu gudeg tertua di Jogja, Gudeg Mbok Lindu, masih bertahan hingga kini. Informasi dari situs Visiting Jogja menyebutkan bahwa almarhum Mbok Lindu sendiri sudah lupa kapan tepatnya mulai berjualan. Kini, usaha legendaris ini diteruskan oleh anak ketiganya. Lokasinya ada di Jalan Sosrowijayan Nomor 41-43, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Jogja, buka setiap hari pukul 06.00-12.00 WIB.
Ciri khas Gudeg Mbok Lindu adalah kreceknya yang lezat. Menu lain seperti tempe, tahu, ayam suwir, dan ati ampela bisa dinikmati dengan harga terjangkau mulai Rp 15.000.
2. Gudeg Bu Djuminten
Berbeda dengan Mbok Lindu, Gudeg Bu Djuminten terkenal dengan gudeg kendil yang segar dan lembut. Sejak berdiri pada 1926, warung ini menjadi tujuan kuliner yang nyaman dan bersih. Terletak di Jalan Asem Gede Nomor 14, Cokrodiningratan, Jetis, Kota Jogja, Gudeg Bu Djuminten buka setiap hari pukul 08.00-20.00 WIB.
Menu gudeg + tahu dijual seharga Rp 12.000, sementara paket lebih lengkap dengan lauk dada ayam utuh dan telur bisa dinikmati dengan harga Rp 50.000.
3. Gudeg Yu Djum Wijilan 31
Gudeg Yu Djum mungkin sudah familiar di telinga wisatawan. Cabangnya tersebar luas, bahkan di stasiun dan bandara, namun rasa gudeg otentik tetap terjaga di cabang Wijilan, Jalan Wijilan Nomor 31, Panembahan, Kraton, Kota Jogja. Buka setiap hari pukul 07.00-24.00 WIB, warung ini menawarkan nasi gudeg krecek plus tahu dan tempe hanya dengan Rp 14.000. Variasi lauk lain seperti telur, paha ayam, ati ampela, dan sayap ayam juga tersedia.
4. Gudeg Pawon
Bagi yang ingin mencicipi gudeg malam hari, Gudeg Pawon menjadi pilihan tepat. Warung ini baru buka pukul 17.00 WIB, memberikan kesempatan melihat langsung proses pembuatan gudeg di dapur tradisional Jawa. Terletak di Jalan Prof Dr Soepomo Nomor 36, Warungboto, Umbulharjo, Kota Jogja, pengalaman makan di sini terasa autentik dan khas.
5. Gudeg Mbarek Bu Hj Amad
Gudeg Mbarek Bu Hj Amad berada di Jalan Kaliurang Km 4,5 CT 3, Sleman, Jogja, buka sejak pukul 05.00 hingga 22.00 WIB. Menu populer berupa paket nasi gudeg krecek telur dijual mulai Rp 19.000, sementara 14 paket lain berkisar Rp 22.000–51.000. Tersedia juga gudeg besek dan kendil mulai Rp 50.000, serta varian gudeg kaleng yang praktis dibawa dan tahan lama, cocok untuk oleh-oleh keluarga.
6. Gudeg Bu Tjitro
Berdiri sejak 1925, Gudeg Bu Tjitro masuk jajaran gudeg legendaris Jogja. Berlokasi di Jalan Raya Janti Nomor 330, Modalan, Banguntapan, Bantul, restoran ini buka setiap hari pukul 08.00-20.30 WIB. Dengan meja kursi kayu dan area parkir luas, Gudeg Bu Tjitro cocok dijadikan tempat makan keluarga. Menu gudeg kaleng tahan sampai 1 tahun dan besek bertahan 10 jam, dijual mulai Rp 90.000, ideal untuk oleh-oleh.
7. Gudeg Mercon Mbak Yuni
Untuk pecinta pedas, Gudeg Mercon Mbak Yuni wajib dicoba. Terletak di Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 100, Cokrodiningratan, Jetis, Jogja, warung ini buka pukul 18.30-24.00 WIB. Selain gudeg mercon, tersedia lauk tambahan seperti ayam, tahu bacem, telur, dan oseng mercon. Aneka minuman es siap menemani pedasnya hidangan.
8. Gudeg Basah Mbok Mandeg
Terakhir, Gudeg Basah Mbok Mandeg dikenal dengan ulasan positif dari pengunjung. Terletak di Jalan Parangtritis Km 2,5 Nomor 168 A, Kota Jogja, warung ini buka pukul 07.30-20.30 WIB dan memiliki area parkir luas. Bangunannya besar, sering digunakan untuk acara syawalan, menu buffet, dan snack box, menjadikannya favorit wisatawan dengan bus besar.
Dengan banyaknya pilihan gudeg legendaris ini, menjelajahi Jogja tidak hanya soal budaya dan wisata, tetapi juga tentang merasakan cita rasa kuliner yang kaya sejarah. Dari pagi hingga malam, dari gudeg manis sampai pedas, setiap warung menawarkan pengalaman berbeda yang sayang dilewatkan. Jadi, ketika merencanakan kunjungan ke Jogja, pastikan daftar tempat makan gudeg ini masuk itinerary-mu!