Batu Bara

Volume Angkutan Batu Bara PT KAI Januari 2026 Menurun Sebesar Dua Persen

Volume Angkutan Batu Bara PT KAI Januari 2026 Menurun Sebesar Dua Persen
Volume Angkutan Batu Bara PT KAI Januari 2026 Menurun Sebesar Dua Persen

JAKARTA - Kinerja pengangkutan komoditas batu bara melalui moda transportasi kereta api pada bulan pertama tahun ini tercatat mengalami sedikit penurunan dibandingkan dengan periode sebelumnya.

PT Kereta Api Indonesia melaporkan bahwa total volume angkutan batu bara selama Januari 2026 hanya mencapai angka sekitar 4,02 juta ton secara keseluruhan nasional.

Angka pencapaian tersebut menunjukkan adanya penyusutan sebesar 2,7 persen jika dibandingkan dengan realisasi angkutan pada periode yang sama pada tahun yang lalu di Indonesia.

Meskipun terjadi penurunan manajemen perusahaan tetap optimis bahwa target tahunan pengangkutan energi primer ini akan tetap tercapai seiring dengan perbaikan kondisi operasional di berbagai wilayah kerja.

Faktor Penyebab Penurunan Volume Angkutan Energi Bulan Januari

Penurunan tipis pada volume pengangkutan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor teknis serta kondisi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah pertambangan di Sumatera bagian selatan.

Intensitas hujan yang sangat tinggi mengakibatkan proses bongkar muat di area terminal pengisian menjadi sedikit terhambat sehingga memengaruhi waktu siklus perjalanan kereta api pengangkut batu bara.

Selain itu adanya jadwal perawatan berkala pada sejumlah sarana lokomotif dan gerbong datar juga turut memberikan andil terhadap berkurangnya frekuensi perjalanan pengangkutan komoditas tambang tersebut untuk sementara waktu.

Kontribusi Wilayah Pengangkut Utama Batu Bara Jalur Kereta

Wilayah Divisi Regional III Palembang dan Divisi Regional IV Tanjungkarang masih menjadi kontributor terbesar bagi pendapatan perusahaan dari sektor angkutan barang berbasis komoditas batu bara ini.

Jalur-jalur strategis tersebut menghubungkan lokasi tambang utama menuju pelabuhan bongkar muat untuk kebutuhan ekspor maupun untuk pasokan pembangkit listrik milik negara di berbagai wilayah.

Pihak manajemen terus berupaya melakukan optimalisasi penggunaan infrastruktur rel agar kapasitas angkut tetap terjaga meskipun tantangan operasional di lapangan pada awal tahun ini tergolong cukup berat.

Langkah Strategis Perusahaan Guna Memulihkan Volume Angkutan Barang

PT KAI telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk mengejar ketertinggalan target volume angkutan pada bulan-bulan berikutnya agar performa perusahaan tetap terjaga dengan sangat baik sekali.

Salah satu strategi yang diambil adalah dengan meningkatkan efisiensi waktu di titik bongkar muat serta memastikan ketersediaan suku cadang sarana pengangkut selalu dalam kondisi yang siap digunakan.

Perusahaan juga terus menjalin koordinasi yang sangat erat dengan para mitra perusahaan tambang guna menyelaraskan jadwal produksi dengan ketersediaan rangkaian kereta api yang beroperasi di wilayah tersebut.

Optimisme Pencapaian Target Kinerja Sektor Logistik Nasional Tahun Ini

Pihak manajemen meyakini bahwa permintaan pasar terhadap kebutuhan batu bara untuk sektor kelistrikan dan industri nasional masih akan tetap stabil hingga akhir tahun mendatang nanti.

Dengan dimulainya sejumlah proyek pengembangan jalur ganda di beberapa titik krusial diharapkan kapasitas angkut kereta api akan meningkat secara signifikan pada kuartal kedua tahun ini juga.

Perusahaan berkomitmen untuk terus menjadi tulang punggung dalam sistem logistik nasional yang efisien dan ramah lingkungan melalui penggunaan moda transportasi berbasis rel yang memiliki kapasitas angkut besar.

Proyeksi Pertumbuhan Angkutan Barang Pada Periode Bulan Mendatang

Evaluasi terhadap kinerja bulan Januari ini menjadi dasar bagi perusahaan untuk melakukan perbaikan layanan serta penguatan sistem operasional agar kejadian penurunan volume tidak terulang kembali nantinya.

Pada hari Kamis 5 Februari 2026 ini data menunjukkan bahwa mulai terjadi tren peningkatan permintaan pengiriman dari sejumlah perusahaan tambang pemegang izin usaha pertambangan yang ada di wilayah.

Masyarakat serta investor diharapkan tetap memberikan kepercayaan penuh terhadap kinerja perusahaan yang terus melakukan transformasi digital untuk mendukung kemudahan pemantauan arus logistik barang secara transparan dan akuntabel.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index