UMKM

KDEI Dorong UMKM Indonesia di Taiwan Raih Transaksi Miliaran Rupiah

KDEI Dorong UMKM Indonesia di Taiwan Raih Transaksi Miliaran Rupiah
KDEI Dorong UMKM Indonesia di Taiwan Raih Transaksi Miliaran Rupiah

JAKARTA - Upaya perluasan pasar ekspor kembali menunjukkan hasil positif melalui kegiatan promosi UMKM Indonesia di Taiwan. 

Momentum ini memperlihatkan bahwa produk lokal memiliki daya saing kuat di tengah persaingan global. Kegiatan tersebut membuka ruang dialog langsung antara pelaku usaha dan pembeli potensial.

KDEI: UMKM RI di Taiwan bukukan potensi transaksi Rp5,98 miliar menjadi penanda penting dari aktivitas penjajakan bisnis ini. 

Nilai tersebut berasal dari pertemuan intensif antara UMKM Indonesia dan mitra dagang di Taiwan. Capaian ini menegaskan besarnya peluang yang dapat dimanfaatkan oleh sektor UMKM nasional.

Kementerian Perdagangan melalui Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia Taipei memfasilitasi kegiatan yang berfokus pada penguatan ekspor. 

Penjajakan bisnis dilakukan dengan pendekatan langsung kepada calon pembeli potensial. Skema ini dirancang agar pelaku UMKM memahami kebutuhan pasar secara nyata.

Antusiasme Pasar terhadap Produk Unggulan

Sebanyak 24 UMKM binaan Akademi Mudah Ekspor terlibat aktif dalam pertemuan bisnis tersebut. Mereka dipertemukan dengan 20 calon pembeli potensial dari berbagai sektor industri di Taiwan. Interaksi ini membuka peluang kerja sama jangka panjang.

Produk yang diminati mencakup makanan ringan, bumbu, sambal, kopi, serta gula merah organik. Selain itu, produk fesyen, kerajinan tangan, dan pupuk organik juga menarik perhatian pembeli. Keberagaman produk menjadi kekuatan utama UMKM Indonesia.

Kepala KDEI Taipei Arif Sulistiyo menilai respons pasar Taiwan sangat menggembirakan. "Kegiatan ini berhasil menarik minat pembeli potensial dan memperoleh respons positif. Kami berharap kegiatan ini dapat berkontribusi terhadap peningkatan ekspor Indonesia ke Taiwan," ujarnya.

Taiwan sebagai Mitra Dagang Strategis

Taiwan dinilai sebagai mitra dagang penting Indonesia di kawasan Asia Timur. Hubungan perdagangan kedua wilayah menunjukkan tren yang terus berkembang. Produk UMKM, khususnya makanan dan minuman, menjadi sektor yang paling menonjol.

Menurut Arif, permintaan terhadap produk pangan Indonesia terus mengalami peningkatan. Hal ini mencerminkan kesesuaian produk lokal dengan preferensi konsumen Taiwan. Kondisi tersebut membuka peluang strategis bagi UMKM untuk ekspansi pasar.

Tren positif ini menjadi indikator kuat bagi pengembangan ekspor berkelanjutan. UMKM diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas. Dengan demikian, daya saing produk Indonesia dapat terus terjaga.

Kinerja Perdagangan Indonesia dan Taiwan

Kinerja ekspor produk makanan dan minuman Indonesia ke Taiwan menunjukkan peningkatan signifikan. Nilai ekspor tercatat mengalami pertumbuhan dibandingkan periode sebelumnya. Capaian ini memperkuat posisi Indonesia di pasar Taiwan.

Total perdagangan antara Indonesia dan Taiwan juga mencatat angka yang substansial. Nilai ekspor Indonesia memberikan kontribusi besar terhadap hubungan dagang bilateral. Angka tersebut mencerminkan stabilitas dan kepercayaan pasar.

Business matching menjadi bagian penting dari strategi penguatan perdagangan. Kegiatan ini dirancang untuk mempertemukan kebutuhan pasar dengan kemampuan UMKM. Pendekatan tersebut terbukti efektif dalam menciptakan peluang transaksi.

Peran Diaspora dan Program Berkelanjutan

Rangkaian Workshop UMKM BISA Ekspor dan Business Matching melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Diaspora Indonesia di Taiwan turut berperan sebagai penghubung pasar. Peran ini dinilai strategis dalam memperluas jaringan distribusi.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag RI Fajarini Puntodewi menekankan pentingnya kolaborasi. "Diaspora memiliki peran strategis dalam menjembatani UMKM Indonesia dengan konsumen di Taiwan. Kami berharap keterlibatan diaspora dapat mendorong peningkatan ekspor nasional secara berkelanjutan," katanya.

Program UMKM BISA Ekspor terus difokuskan pada perluasan pasar global. Berbagai penjajakan bisnis telah difasilitasi untuk mendorong transaksi nyata. Upaya berkelanjutan ini diharapkan memperkuat kontribusi UMKM terhadap ekspor nasional.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index