KAI

KAI Daop 7 Madiun Tambah Jadwal Kereta Api Mudik Lebaran 2026

KAI Daop 7 Madiun Tambah Jadwal Kereta Api Mudik Lebaran 2026
KAI Daop 7 Madiun Tambah Jadwal Kereta Api Mudik Lebaran 2026

JAKARTA - Menjelang momentum sakral Idulfitri 1447 Hijriah, mobilitas masyarakat menuju kampung halaman diprediksi akan mengalami lonjakan signifikan. Menanggapi tingginya antusiasme tersebut, PT KAI Daop 7 Madiun mengambil langkah strategis dengan memperkuat armada angkutan melalui pengoperasian kereta api (KA) tambahan. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap masyarakat yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga mendapatkan akses transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau.

Keputusan penambahan kapasitas ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan KAI dalam mengelola arus mudik dan balik agar tetap kondusif. Dengan dibukanya keran pemesanan tiket tambahan, masyarakat kini memiliki lebih banyak opsi jadwal keberangkatan yang dapat disesuaikan dengan rencana perjalanan masing-masing.

Perluasan Akses Tiket: 10 Perjalanan KA Tambahan Mulai Beroperasi

Penyediaan jadwal tambahan ini bertujuan untuk memecah konsentrasi penumpang pada jadwal reguler yang sering kali habis dalam waktu singkat. Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengonfirmasi bahwa proses pemesanan tiket untuk rangkaian tambahan ini sudah dapat dilakukan oleh calon penumpang.

Pemesanan tiket KA tambahan ini telah dibuka secara bertahap sejak Rabu, 11 Februari 2026. "Secara bertahap, ada 10 perjalanan KA tambahan jarak jauh, baik yang berangkat awal dari Daop 7 maupun yang melintasi wilayah kami, yang mulai dibuka penjualannya. Kami ingin memberikan ruang lebih luas bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik," ujarnya, Senin, 16 Februari 2026.

Terdapat 10 perjalanan KA tambahan (termasuk perjalanan pulang-pergi/PP) yang tersedia untuk mengakomodasi kebutuhan pemudik, di antaranya:

KA Brantas Tambahan: Relasi Blitar – Pasarsenen (PP) — Keberangkatan awal Daop 7.

KA Sancaka: Relasi Surabaya Gubeng – Yogyakarta (PP).

KA Gajayana Tambahan: Relasi Malang – Gambir (PP).

KA Tambahan Surabaya Gubeng – Gambir: Relasi Surabaya Gubeng – Gambir (PP).

KA Pasundan Tambahan: Relasi Surabaya Gubeng – Kiaracondong (PP).

Tren Penjualan Tiket dan Sisa Kuota Kursi yang Tersedia

Hingga pertengahan Februari, pergerakan data penjualan menunjukkan tren yang sangat positif. Masyarakat tampaknya semakin sadar akan pentingnya merencanakan perjalanan jauh-jauh hari guna menghindari kehabisan tempat duduk pada tanggal-tanggal favorit.

Tohari menjelaskan, untuk update penjualan tiket Lebaran hingga Senin (16/2), KAI Daop 7 Madiun mencatat tren positif pada penjualan tiket KA Lebaran Reguler & Tambahan untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026. Dari data yang dihimpun telah terjual sebanyak 47.444 tiket atau 59 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 80.124 tiket.

Meskipun lebih dari separuh kapasitas sudah terisi, KAI Daop 7 Madiun memberikan jaminan bahwa kesempatan bagi calon penumpang lainnya masih terbuka lebar. "Angka ini menunjukkan masih besarnya kesempatan masyarakat. Khususnya untuk KA Madiun Jaya keberangkatan dari Stasiun Madiun tujuan Pasarsenen, ketersediaannya terpantau masih sangat mencukupi," tambah Tohari.

Imbauan Keamanan Transaksi dan Perencanaan Mudik yang Matang

Untuk menjamin kelancaran transaksi dan menghindari kerugian bagi pelanggan, KAI menekankan pentingnya penggunaan jalur resmi dalam setiap pembelian tiket. Praktik percaloan masih menjadi perhatian serius, sehingga digitalisasi layanan melalui aplikasi menjadi solusi utama yang ditawarkan kepada masyarakat.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pemesanan melalui kanal resmi guna menghindari praktik percaloan dan penipuan:

Gunakan Aplikasi Access by KAI: Memberikan kemudahan akses dan fitur terbaru.

Kanal Resmi Lainnya: Website kai.id atau mitra resmi penjualan tiket KAI lainnya.

Rencanakan Lebih Awal: Pastikan tanggal keberangkatan dan data diri diinput dengan benar untuk menghindari kegagalan transaksi saat war tiket.

Ketelitian dalam menginput data diri saat melakukan pemesanan sangat krusial, mengingat ketatnya persaingan mendapatkan tiket pada masa angkutan Lebaran. Kesalahan kecil dalam input data dapat menyebabkan kegagalan sistem dalam memproses pesanan, yang berakibat pada hilangnya kesempatan mendapatkan kursi pada jadwal yang diinginkan.

Visi 'Semakin Melayani' Menuju Mudik Selamat dan Berkesan

Fokus utama KAI dalam masa angkutan Lebaran 2026 ini bukan sekadar mengejar volume penumpang, melainkan pada kualitas layanan yang mampu memberikan kesan positif bagi setiap pelanggan. Standar keselamatan transportasi menjadi harga mati yang dipadukan dengan kenyamanan fasilitas di dalam gerbong.

"Kami berkomitmen memberikan pelayanan dengan semangat ‘Semakin Melayani’ agar momen Lebaran 2026 ini berjalan dengan selamat, aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan," kata Tohari, mengakhiri penjelasannya.

Dengan kesiapan armada tambahan ini, Daop 7 Madiun berharap dapat menjadi pilar utama dalam menghubungkan silaturahmi masyarakat di wilayah Jawa Timur menuju pusat-pusat kota lainnya. Sinergi antara kesiapan infrastruktur dari KAI dan kedisiplinan perencanaan dari masyarakat diharapkan akan mewujudkan masa angkutan Lebaran 2026 yang lebih tertib dan lancar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index