JAKARTA - Pergerakan harga logam mulia kembali menunjukkan dinamika menarik pada awal Februari.
Di tengah fluktuasi pasar global, perak mencatatkan tren yang berbeda dibandingkan emas. Kondisi ini menjadi perhatian pelaku pasar dan investor.
Harga Perak Antam Hari Ini 5 Februari Naik Rp 100 menjadi penanda pergerakan positif komoditas perak domestik. Harga perak PT Aneka Tambang Tbk atau Antam kembali melanjutkan kenaikan. Pergerakan ini terjadi saat harga emas Antam justru menunjukkan pelemahan.
Kenaikan harga perak ini mencerminkan respons pasar terhadap sentimen global. Perak dinilai masih memiliki daya tarik tersendiri. Kondisi ini memperlihatkan perbedaan arah pergerakan antar logam mulia.
Detail Kenaikan Harga Perak Antam
Harga perak Antam tercatat mengalami kenaikan sebesar Rp 100. Harga terbaru berada di level Rp 56.500. Sebelumnya, harga perak Antam tercatat di Rp 56.400.
Kenaikan tersebut menandai keberlanjutan tren positif perak Antam. Pergerakan ini berlawanan dengan harga emas Antam yang cenderung lesu. Situasi ini menjadi catatan tersendiri bagi investor logam mulia.
Selain perak satuan, Antam juga menawarkan berbagai produk perak batangan. Perak batangan ukuran 500 gram dipatok Rp 28.375.000. Sementara perak batangan 250 gram ditetapkan Rp 14.650.000.
Produk Perak dan Dinamika Pasar Global
Selain batangan, tersedia pula perak butiran murni dengan kadar 99,95%. Produk ini menjadi pilihan bagi segmen tertentu di pasar. Variasi produk memberikan fleksibilitas bagi konsumen dan investor.
Di pasar global, pergerakan logam mulia menunjukkan fluktuasi yang cukup dinamis. Harga emas tercatat sedikit naik, sementara harga perak bergerak lebih tinggi. Namun, logam mulia sempat turun dari kenaikan solid sebelumnya.
Tekanan ambil untung dari pelaku pasar menjadi salah satu faktor utama. Selain itu, penguatan indeks dolar AS turut memberikan sentimen negatif. Faktor-faktor ini memengaruhi pergerakan harga logam mulia secara keseluruhan.
Kondisi Emas dan Perak Kontrak Berjangka
Harga emas untuk kontrak April tercatat naik USD 14,30 menjadi USD 4.947. Sementara itu, harga perak kontrak Maret naik USD 3,314 menjadi USD 86,57. Pergerakan ini mencerminkan respons pasar terhadap kondisi makroekonomi.
Kekhawatiran muncul dari laporan mengenai pergerakan dana investasi berbasis emas. Dana yang diperdagangkan di bursa berbasis emas di China mencatat arus keluar harian terbesar. Kepercayaan investor terguncang akibat penurunan tajam harga emas dari level tertinggi.
Empat ETF berbasis emas terbesar di China daratan mencatat total arus keluar bersih sekitar 6,8 miliar yuan. Angka tersebut setara dengan sekitar USD 980 juta. Kondisi ini terjadi dalam dua hari berturut-turut setelah arus masuk besar sebelumnya.
Analisis Teknikal dan Target Harga Perak
Pasar luar negeri utama mencatat indeks dolar AS bergerak lebih tinggi. Harga minyak mentah sedikit turun dan diperdagangkan di kisaran USD 63,25 per barel. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun berada di level 4,28%.
Secara teknikal, kontrak berjangka Maret untuk perak menunjukkan potensi pola bendera bearish. Pola ini terlihat pada grafik harian. Meski demikian, peluang pergerakan harga tetap terbuka.
Target harga naik berikutnya berada pada penutupan di atas resistensi kuat USD 100. Sementara target penurunan berikutnya berada di bawah level support USD 70. Level resistensi terdekat terlihat di USD 90 dan USD 92,50, dengan support di USD 85 dan USD 83.