PLN

Langkah Cepat PLN Relokasi Menara Listrik Guna Hindari Longsor Aceh Tengah

Langkah Cepat PLN Relokasi Menara Listrik Guna Hindari Longsor Aceh Tengah
Langkah Cepat PLN Relokasi Menara Listrik Guna Hindari Longsor Aceh Tengah

JAKARTA - PT PLN (Persero) melakukan langkah antisipasi dengan merelokasi infrastruktur kelistrikan akibat pergerakan tanah yang terjadi di wilayah Kabupaten Aceh Tengah.

Langkah darurat ini diambil untuk memastikan pasokan listrik ke masyarakat tetap terjaga dan menghindari kerusakan aset yang lebih parah.

Relokasi menyasar jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi atau SUTT yang berada di kawasan titik longsor yang semakin meluas dalam beberapa waktu terakhir.

Pihak manajemen menyebutkan bahwa tindakan cepat ini sangat krusial mengingat lubang longsor di lokasi tersebut terus mengancam kestabilan pondasi menara transmisi.

Berdasarkan tinjauan di lapangan pada Rabu 4 Februari 2026, kondisi tanah yang labil memaksa tim teknis untuk segera memindahkan posisi tower ke lokasi yang lebih aman.

Mitigasi Gangguan Listrik Akibat Pergeseran Lahan Secara Masif

Proses pemindahan infrastruktur ini dilakukan setelah melalui kajian teknis mendalam mengenai pergerakan tanah di lokasi bencana yang sangat mengkhawatirkan.

Relokasi SUTT menjadi prioritas utama agar tidak terjadi pemadaman listrik secara luas jika sewaktu-waktu menara tersebut roboh akibat terbawa oleh material tanah.

Tim gabungan dari PLN Unit Induk Distribusi Aceh telah dikerahkan ke lokasi untuk mempercepat proses pengerjaan konstruksi menara darurat di titik baru.

Manajemen menegaskan bahwa keselamatan pekerja dan keberlangsungan distribusi energi bagi pelanggan merupakan hal yang paling utama dalam operasi darurat ini.

Kondisi cuaca yang tidak menentu di wilayah pegunungan Aceh Tengah menjadi tantangan tersendiri bagi para petugas yang bekerja siang dan malam di lapangan.

Hingga Rabu 4 Februari 2026, pengerjaan relokasi terus dipantau secara ketat guna memastikan standar keamanan kelistrikan tetap terpenuhi dengan baik sesuai prosedur.

Koordinasi Intensif Antar Lembaga Untuk Penanganan Bencana Daerah

Dalam menjalankan misi penyelamatan aset negara ini, PLN tidak bekerja sendiri melainkan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta Badan Penanggulangan Bencana.

Sinergi ini dilakukan untuk memetakan jalur evakuasi serta menentukan lokasi lahan baru yang paling stabil untuk penempatan pondasi menara transmisi yang baru.

Kerja sama ini diharapkan mampu mempercepat penanganan dampak bencana longsor sehingga aktivitas sosial dan ekonomi warga sekitar tidak terganggu lebih lama.

Pihak kepolisian dan TNI setempat juga turut membantu dalam mengamankan area sekitar lokasi pengerjaan guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama proses.

Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati area pengerjaan relokasi mengingat risiko pergerakan tanah yang masih mungkin terjadi sewaktu-waktu di daerah rawan bencana tersebut.

Komunikasi aktif terus dilakukan kepada warga terdampak agar mereka memahami pentingnya langkah relokasi ini demi kepentingan bersama dalam menjaga pasokan listrik daerah.

Pengerahan Personel Terampil dan Peralatan Berat di Lokasi Longsor

Peralatan berat dan material konstruksi menara telah didatangkan ke titik aman guna mengganti struktur bangunan yang terancam runtuh akibat gerusan tanah yang dalam.

Puluhan personel teknis yang memiliki keahlian khusus dalam penanganan transmisi tegangan tinggi diterjunkan untuk melakukan pembongkaran dan pemasangan kembali kabel penghantar listrik.

Ketelitian dalam pengerjaan sangat dibutuhkan agar tegangan listrik tetap stabil dan tidak membahayakan sistem kelistrikan utama yang menghubungkan antar wilayah di Provinsi Aceh.

PLN juga menyiapkan skema pengaturan beban sementara selama proses relokasi berlangsung untuk meminimalkan dampak pemadaman yang mungkin dirasakan oleh sebagian kecil pelanggan.

Dukungan teknis dari unit PLN terdekat juga dikerahkan guna memberikan bantuan tenaga kerja maupun peralatan pendukung lainnya yang dibutuhkan secara mendesak di lapangan.

Semua sumber daya difokuskan agar pemindahan menara ini dapat selesai dalam waktu yang sesingkat mungkin tanpa mengurangi kualitas konstruksi bangunan yang baru dibangun.

Komitmen Pelayanan Energi Prima di Tengah Tantangan Alam Ekstrem

Langkah respons cepat ini merupakan bukti nyata komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan listrik nasional meskipun harus menghadapi tantangan alam yang sangat berat.

Geografi wilayah Aceh yang banyak terdiri dari pegunungan dan perbukitan memang menuntut kesiapsiagaan tinggi dari seluruh jajaran petugas teknis di sektor energi.

PLN secara berkala terus melakukan patroli jaringan untuk mendeteksi dini potensi gangguan yang disebabkan oleh faktor alam seperti pohon tumbang atau tanah longsor.

Masyarakat memberikan apresiasi atas gerak cepat petugas di lapangan yang tetap bekerja meskipun medan yang harus dilalui cukup sulit dan sangat berbahaya.

Kepastian pasokan listrik sangat dibutuhkan oleh warga untuk keperluan rumah tangga, fasilitas kesehatan, hingga komunikasi yang krusial saat terjadi situasi darurat bencana.

Dengan selesainya proses relokasi ini nantinya, diharapkan sistem kelistrikan di Aceh Tengah akan kembali kokoh dan jauh lebih aman dari ancaman bencana tanah longsor.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index