JAKARTA - Pasar smartphone Indonesia akan kembali diramaikan oleh brand yang lekat dengan segmen gaming, yaitu Nubia. Anak perusahaan ZTE ini berencana menghadirkan ponsel gaming kelas atas dalam waktu dekat. Kabar tersebut terungkap dalam acara “Nubia After Hours Talk” yang berlangsung di Plataran Senayan, Jakarta.
Country Manager ZTE Devices Indonesia, Zhuang Yongke, mengungkapkan bahwa perangkat baru tersebut akan membawa performa lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya. “Kami akan menghadirkan ponsel gaming kelas atas yang memiliki performa tinggi. Perangkat ini akan memberikan pengalaman bermain game lebih maksimal dan responsif dari ponsel gaming kami sebelumnya,” ujarnya.
Walau belum menyebutkan secara gamblang model yang dimaksud, publik menduga kuat bahwa Nubia sedang menyiapkan seri RedMagic 10, mengingat lini ini merupakan ponsel gaming flagship yang sudah lebih dulu beredar di pasar global.
Dugaan RedMagic 10 Series Jadi Andalan
Jika menilik tren di pasar internasional, seri terbaru Nubia yang masuk kategori flagship adalah RedMagic 10 Series. Lini ini sudah diperkenalkan sejak akhir 2024 hingga awal 2025, meliputi beberapa varian: RedMagic 10 Pro, 10 Pro Plus, 10S Pro, 10S Pro Plus, dan RedMagic 10 Air.
Menariknya, siluet perangkat yang ditampilkan dalam acara Nubia di Jakarta menampilkan sisi layar dengan sudut siku-siku (squared), mirip dengan desain RedMagic 10. Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa seri itulah yang akan diboyong ke Indonesia.
Nubia sendiri bukan nama baru di segmen gaming Tanah Air. Mereka pernah meluncurkan RedMagic 8S Pro dengan chipset Snapdragon 8 Gen 2 pada Agustus 2023. Bahkan, lebih jauh ke belakang, RedMagic 6 dan 6 Pro sempat dipasarkan di Indonesia pada Juli 2021, yang saat itu ditenagai oleh Snapdragon 888.
Target Peluncuran di Indonesia
Meski belum memastikan tanggal rilis, Zhuang menegaskan bahwa pihaknya ingin membawa perangkat tersebut secepatnya. “Kami harap secepatnya, semoga (tahun ini),” katanya saat ditanya mengenai jadwal peluncuran di Indonesia.
Dengan pernyataan ini, peluang masyarakat Indonesia untuk mencicipi ponsel gaming flagship Nubia tahun 2025 terbuka lebar. Jika benar RedMagic 10 Series yang masuk, maka konsumen Tanah Air bisa menjajal performa kelas dunia yang diklaim lebih stabil dan responsif untuk berbagai kebutuhan gaming.
Bisnis Nubia di Indonesia Terus Tumbuh
Rencana peluncuran ponsel flagship ini tidak lepas dari kinerja positif Nubia di pasar Indonesia. Menurut Zhuang, sepanjang satu tahun terakhir, penjualan Nubia di Tanah Air mencatat pertumbuhan hingga 168 persen secara tahunan (Year-on-Year/YoY).
Kontributor terbesar berasal dari Nubia Neo 3 Series, ponsel gaming kelas menengah yang berhasil mencatat peningkatan penjualan mencapai 312 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Angka tersebut menunjukkan bahwa brand ini semakin dikenal oleh gamer dan konsumen Indonesia.
“Ini menjadikan Nubia sebagai merek ponsel gaming yang sudah dikenal banyak pengguna di Indonesia,” jelas Zhuang.
Fokus Gaming, Bukan Fotografi
Di tengah kesuksesan lini gaming, Nubia tidak terburu-buru memperluas portofolio ke segmen lain, misalnya ponsel fotografi. Seri Nubia Z70, yang di pasar global dikenal memiliki kemampuan kamera flagship, hingga kini belum masuk daftar produk yang akan dipasarkan di Indonesia.
“Tahun ini kami akan fokus terlebih dulu ke segmen gaming. Mungkin nanti kami akan memasukkan ponsel Nubia yang fokus fotografi, namun tidak sekarang,” kata Zhuang menegaskan.
Dengan strategi ini, Nubia jelas ingin memperkuat identitasnya di mata konsumen Indonesia sebagai spesialis smartphone gaming, sebelum nantinya memperluas lini ke kategori lain.
RedMagic: Tradisi Inovasi Gaming Nubia
Bagi gamer, brand RedMagic sudah identik dengan fitur khusus untuk menunjang pengalaman bermain. Mulai dari chipset kelas atas Snapdragon 8 Elite, layar ber-refresh rate tinggi, sistem pendingin canggih, hingga baterai besar dengan pengisian cepat, semuanya menjadi ciri khas lini RedMagic.
Jika benar RedMagic 10 yang masuk Indonesia, maka gamer lokal akan mendapatkan akses pada ponsel dengan peningkatan signifikan, baik dari sisi performa grafis, ketahanan panas, hingga kestabilan frame rate. Varian RedMagic 10S Pro yang sudah dirilis global misalnya, menggunakan prosesor Snapdragon 8 Elite khusus gaming, yang membuatnya lebih unggul dibanding ponsel flagship biasa.
Prospek Pasar
Masuknya ponsel flagship gaming Nubia di Indonesia tahun ini akan memperketat persaingan dengan brand lain yang sudah lebih dulu populer di segmen serupa, seperti ASUS ROG Phone atau Black Shark. Namun, melihat tren pertumbuhan penjualan Nubia yang konsisten, peluang mereka untuk menguasai pangsa pasar semakin terbuka.
Keberhasilan Nubia Neo 3 Series membuktikan bahwa konsumen Indonesia cukup responsif terhadap produk gaming yang ditawarkan dengan harga kompetitif. Dengan menghadirkan seri flagship, Nubia tampaknya ingin naik kelas sekaligus memperkuat posisinya di pasar.
Rencana peluncuran ponsel gaming flagship Nubia di Indonesia menandai langkah strategis merek ini untuk semakin memperkuat eksistensinya. Meski belum dipastikan modelnya, semua tanda mengarah pada RedMagic 10 Series yang sudah lebih dulu dirilis global.
Didukung kinerja bisnis yang positif, pertumbuhan penjualan signifikan, dan fokus penuh pada segmen gaming, Nubia tampaknya serius ingin menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar utama mereka. Gamer Tanah Air kini tinggal menunggu waktu, kapan perangkat ini akhirnya resmi hadir.