JAKARTA - Tana Toraja di Sulawesi Selatan dikenal sebagai daerah yang memadukan keindahan alam dengan kekayaan budaya yang unik. Wilayah ini menyajikan pengalaman liburan yang tak hanya memanjakan mata, tetapi juga menawarkan perjalanan menelusuri sejarah dan tradisi masyarakatnya. Dari situs pemakaman kuno hingga panorama alam yang menyejukkan, Tana Toraja menjadi destinasi ideal untuk keluarga maupun pelancong yang ingin mengenal lebih dekat budaya Toraja.
Kawasan ini menawarkan ragam tempat wisata yang masing-masing menyimpan cerita dan keunikan tersendiri. Mengunjungi Tana Toraja tak hanya sekadar melihat pemandangan, tetapi juga menyelami tradisi dan kearifan lokal yang masih dijaga hingga kini. Berikut adalah beberapa destinasi menarik yang wajib dikunjungi ketika berada di Tana Toraja.
1. Agrowisata Pango-pango
Agrowisata Pango-pango sering disebut “negeri di atas awan” karena berada di dataran tinggi antara 1.600 hingga 1.700 meter di atas permukaan laut. Dari sini, pengunjung dapat menikmati panorama Kota Makale dan pepohonan pinus yang diselimuti kabut. Selain itu, terdapat perkebunan cengkeh dan kopi khas Toraja yang dapat dieksplorasi untuk melihat proses budidaya dan mencicipi cita rasa kopi yang unik.
- Baca Juga Makanan Tradisional Dari Jawa Timur
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah sore hari, saat matahari terbenam menorehkan langit jingga. Meskipun berada di dataran tinggi, fasilitas di Pango-pango cukup lengkap, mulai dari gazebo, toilet, kantin, hingga wahana seperti flying fox. Tiket masuk dikenakan Rp 10.000 per orang, dan lokasi berada di Gunung Pango-pango, Kelurahan Pasang, Kecamatan Makale Selatan.
2. Kuburan Gua Alam Tampang Allo
Tampang Allo adalah gua yang dijadikan tempat pemakaman tradisional bagi masyarakat Toraja, khususnya untuk raja dan bangsawan. Peti jenazah (tau-tau) ditempatkan di dalam gua atau tebing batu, berbeda dari pemakaman biasa. Keunikan lainnya adalah kisah cinta pasangan yang ingin dimakamkan di tempat yang sama, menjadikan gua ini simbol kasih sayang yang abadi.
3. Buntu Burake atau Patung Yesus Memberkati
Destinasi ini menampilkan patung Yesus tertinggi di dunia, setinggi 45 meter. Terletak 15 menit dari Kota Makale, pengunjung dapat menikmati panorama Kota Makale dari ketinggian sekaligus berburu foto di berbagai spot Instagramable. Kawasan ini juga menyediakan UMKM yang menjual pernak-pernik dan souvenir khas Toraja. Tiket masuk Rp 15.000 per orang.
4. Kolam Mata Air Tilanga
Kolam Tilanga adalah kolam mata air alami di Kelurahan Sarira, Kecamatan Makale Utara. Airnya jernih dan sejuk, dikelilingi pohon bambu dan batu gamping alami. Kedalamannya mencapai 8–10 meter, dan terdapat hewan purba endemik berupa belut bertelinga atau masapi. Pengunjung dilarang menggunakan sabun agar kelestarian kolam terjaga. Tiket masuk Rp 10.000 per orang.
5. Kolam Makale
Kolam buatan ini menjadi ikon Kota Makale, sering disebut Plaza Makale. Di tengah kolam berdiri patung legenda Toraja, Lakipadada. Malam hari kolam dihiasi air mancur dan lampu hias warna-warni, menciptakan pemandangan yang indah. Di sekitarnya terdapat restoran, pasar seni, gereja, dan patung Pahlawan Pongtiku. Pengunjung dapat masuk gratis.
6. Lembah Ollon
Lembah Ollon di Desa Baukayu menawarkan hamparan perbukitan dan sungai yang memukau. Perjalanan dari pusat Kota Makale memakan waktu sekitar 1,5 jam, namun panorama sunrise di lokasi ini membuat setiap langkah terbayar. Tiket masuk Rp 10.000 per orang.
7. Air Terjun Sarambu Assing
Terletak di Lembang Patongloan, Kecamatan Bittuang, air terjun setinggi 70 meter ini dikelilingi hutan lebat dan bebatuan besar. Pengunjung dapat berenang atau sekadar berendam di kolam alami. Di sekitar air terjun terdapat artefak bersejarah berupa batu-batu ukir. Tiket masuk Rp 10.000 per orang dan lokasi buka 24 jam.
8. Pohon Kuburan Bayi Kambira
Tradisi Passiliran menguburkan bayi yang meninggal di batang pohon tarra sebagai simbol kembali ke rahim ibu. Saat ini praktik tersebut tidak lagi dilakukan, namun lokasi ini tetap dilestarikan sebagai jejak budaya leluhur Toraja. Tiket masuk Rp 10.000 per orang, berlokasi di Kecamatan Makale Utara.
Tana Toraja menawarkan perpaduan sempurna antara keindahan alam dan warisan budaya yang kaya cerita. Setiap destinasi wisata tidak hanya memikat mata, tetapi juga memberi pengalaman mendalam tentang tradisi dan kearifan lokal. Baik untuk menikmati panorama alam, belajar sejarah, maupun sekadar berlibur, Tana Toraja menjanjikan perjalanan yang penuh kesan dan tak terlupakan.