JAKARTA - Menjelajahi kuliner Malang tidak hanya sebatas bakso, rawon, atau soto yang sudah begitu identik dengan Jawa Timur. Kota pelajar ini ternyata juga menjadi rumah bagi berbagai sajian nusantara dari daerah lain, salah satunya adalah Coto Makassar. Hidangan berkuah kental khas Sulawesi Selatan ini mampu menghadirkan nuansa berbeda, seolah membawa lidah para penikmatnya langsung ke tanah Makassar.
Popularitas Coto Makassar di Malang semakin meningkat, terutama di kalangan perantau asal Sulawesi yang rindu kampung halaman. Kuah gurih dengan aroma rempah khas, ditambah potongan daging serta jeroan yang empuk, membuat kuliner ini selalu dicari. Bahkan, warga Malang asli pun banyak yang menjadikannya sebagai alternatif santapan hangat yang kaya rasa.
Nah, jika Anda sedang berada di Malang dan ingin menikmati kelezatan Coto Makassar, ada beberapa tempat yang terkenal dengan cita rasa autentiknya. Berikut lima rekomendasi yang bisa menjadi tujuan kuliner Anda berikutnya.
1. Coto Makassar Sop Konro Daeng Rudi
Lokasi: Jalan Galunggung No.65, Gading Kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang
Jam Operasional: Buka 24 jam
Warung ini menjadi salah satu destinasi paling legendaris bagi pencinta Coto Makassar di Malang. Kuahnya dikenal gurih, segar, dan penuh rempah, menghadirkan cita rasa yang benar-benar khas Makassar. Tak hanya ramai pada siang hari, banyak pengunjung datang larut malam atau bahkan dini hari, karena tempat ini memang buka 24 jam.
Bagi mahasiswa dan pekerja malam, Sop Konro Daeng Rudi seringkali menjadi penyelamat saat lapar menyerang di jam tak terduga. Porsinya pas, dagingnya empuk, dan bumbunya meresap sempurna.
2. Coto Makassar Makabon
Lokasi: Jalan Sunandar Priyo Sudarmo No.41-43, Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang
Jam Operasional: Setiap hari pukul 10.00 – 21.00 WIB
Makabon juga tak kalah populer di kalangan pencinta kuliner khas Makassar. Kuahnya kaya rasa, ditambah daging empuk yang dimasak dengan teknik tradisional khas Sulawesi Selatan. Banyak pengunjung menilai rasa Coto Makassar di sini autentik, seolah sedang bersantap langsung di kota asalnya.
Bagi yang baru pertama kali mencicipi Coto Makassar, Makabon bisa menjadi tempat perkenalan yang tepat karena rasa dan teksturnya sangat bersahabat di lidah, baik bagi orang Sulawesi maupun bagi masyarakat Malang.
3. Coto Makassar Widodaren 9
Lokasi: Jalan Widodaren No.9, Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang
Jam Operasional: Setiap hari pukul 10.00 – 20.30 WIB
Coto Makassar Widodaren 9 menjadi favorit banyak orang karena pilihan isiannya yang beragam. Tidak hanya daging sapi, pengunjung juga bisa menikmati paru, babat, hati, lidah, jantung, hingga limpa. Setiap isian dimasak hingga empuk, lalu dipadukan dengan kuah kental yang kaya bumbu.
Tempat ini cocok untuk mereka yang ingin mencoba Coto Makassar dengan variasi berbeda. Rasanya tetap autentik, sementara porsinya memuaskan. Tidak heran jika tempat ini kerap ramai, terutama saat jam makan siang.
4. MariQ Spesialis Coto Makassar
Lokasi: Jalan Puncak Borobudur No.3B, Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang
Jam Operasional: Setiap hari pukul 07.00 – 21.30 WIB
MariQ dikenal sebagai salah satu spesialis Coto Makassar di Malang yang menjaga orisinalitas cita rasa. Kuahnya kental dengan rempah kuat, sementara daging serta jeroannya dimasak hingga benar-benar lembut.
Kelebihan lain dari MariQ adalah menu tambahan khas Makassar, yakni Es Pisang Ijo. Perpaduan coto hangat dengan penutup segar ini membuat pengalaman bersantap semakin lengkap. Banyak pelanggan datang bukan hanya untuk makan, tetapi juga untuk menikmati nuansa kuliner Makassar yang kental.
5. Menikmati Coto Makassar di Malang, Rasa Nusantara yang Kaya
Hadirnya warung dan rumah makan Coto Makassar di Malang menjadi bukti bahwa kuliner nusantara begitu beragam dan mampu lintas budaya. Kehadiran sajian khas Sulawesi Selatan ini menambah warna baru di tengah dominasi makanan khas Jawa Timur.
Coto Makassar bukan sekadar makanan, melainkan juga jembatan budaya. Banyak perantau asal Makassar yang merasa terobati kerinduannya setiap kali menikmati semangkuk coto hangat. Di sisi lain, warga Malang mendapat kesempatan memperluas wawasan rasa dengan mencoba masakan dari daerah lain.
Keberadaan warung-warung ini juga memperlihatkan betapa kuliner dapat menyatukan berbagai latar belakang. Saat duduk di meja sederhana sambil menikmati coto, tidak ada sekat antara mahasiswa perantau, warga lokal, atau wisatawan. Semua larut dalam kelezatan rasa yang sama.
Menikmati semangkuk Coto Makassar di Malang adalah pengalaman kuliner yang tidak boleh dilewatkan. Dari Sop Konro Daeng Rudi yang buka 24 jam, Makabon dengan cita rasa otentiknya, Widodaren 9 dengan pilihan isiannya yang melimpah, hingga MariQ yang melengkapi sajian dengan Es Pisang Ijo, semuanya menghadirkan kekayaan rasa yang membuat lidah bergoyang.
Malang kini semakin lengkap sebagai kota kuliner, karena mampu menawarkan kelezatan khas dari ujung timur Indonesia. Jadi, ketika Anda berkunjung ke kota ini, jangan hanya terpaku pada bakso atau rawon. Sesekali, cobalah Coto Makassar—hidangan penuh rempah yang hangat dan autentik, yang siap membawa Anda menjelajahi kekayaan rasa nusantara.